13 April 2012
Cara Mengikat Helm Double D Ring
Saat baru diberi helm bawaan di Jalibang (sebutan motor saya), agak kagok juga, karena kok nggak ada sistem klik untuk mengikatnya, yang ada hanya malah dengan dua cincin besi. Yo wis daripada nggak diikat, saya ikat sembarangan saja, dengan menggunakan tali mati yang dilingkarkan langsung pada kedua cincin besi tersebut.
Ternyata setelah baca-baca di internet, ternyata sistem helm berpengikat cincin double yang biasa di sebut "double-d ring" lebih kuat mengikat dan mencengkram kepala. Sistem double-d ring juga sangat sederhana tetapi sangat kuat ikatannya karena semakin ditarik semakin kencang ikatannya. Ikatan ini juga sangat fleksibel untuk mengencang atau mengendurkan ukuran kekencangan tali pengikat helm dibandingkan dengan sistem konvensional yang menggunakan sistem pengait klik.
Bagi yang belum paham sistem pengikatan double-d ring ini monggo disimak gambar-gambar berikut :
28 Maret 2012
[GPS tracking] Rute Alternatif Pangkal pinang - Koba
Di postingan sebelumnya, saya belum menyertakan trackingnya. Saya baru menyempatkan diri melewatinya kembali untuk tracking pada hari Ahad (25/03/2012) kemarin.
saya memulainya di depan Gapura Kompleks Perkantoran Pemprov Air Itam
Lihat pangkalpinang-namang di peta yang lebih besar
dan ini rute normalnya, melewati jalan yang paling sering dilewati kendaraan. Rute ini saya akhiri di Simpang Semabung.
saya memulainya di depan Gapura Kompleks Perkantoran Pemprov Air Itam
Lihat pangkalpinang-namang di peta yang lebih besar
dan ini rute normalnya, melewati jalan yang paling sering dilewati kendaraan. Rute ini saya akhiri di Simpang Semabung.
22 Maret 2012
[nostalgia] Kaset Warung Kopi Prambors
Jaman saya kecil, Bapak saya punya kaset Warkop. Grup lawak yang Warung Kopi yang digawangi Dono-Kasino-Indro dan waktu itu masih bersama Nanu.
Kaset ini jadi bahan lawakan saya untuk diceritakan kembali ke teman-teman sepermainan, dan biasanya mereka dengan sukses tertawa terpingkal-pingkal.
Barusan temen saya, DanyFals, meng-copy-kan satu folder sebesar hampir 1Gb berisi lawakan-lawakan dari Indonesia. beruntung saya menemukan isi kaset punya bapak di salah satu file di folder tersebut, segera saya setel dan bernostalgia.
![]() |
| Sampul kaset Warung Kopi |
![]() |
| Penampilan kaset dan sampulnya, gambar diambil dari sini |
Sebenarnya saya ini berbagi dengan media suara, tapi di blogspot tidak menyediakan upload suara, hingga saya akhirnya mencari di Youtube, ternyata ada, pemirsah...!!!
Monggo yang niat buffering sampai satu setengah jam lebih silahkan liat di sana, kalo mau minta file audionya monggo hubungi saya, filenya hanya sebesar 5,83 MB (cukup kecil untuk dikirim via surel), tetapi jangan dikomersilkan ya, lah wong ini juga boleh dikasih teman saya.
Disclaimer:
Kalo ada pihak yang memiliki hak cipta suara ini, dan tidak berkenan atas tulisan ini, dengan segera saya hapus isi postingan ini.
Langganan:
Postingan (Atom)


