01 Mei 2012

Peta Pulau Bangka (1)

Sabtu kemarin (21/04/2012) saya solo touring ke selatan Bangka. Dulu saya sudah pernah solo touring juga, tapi tanpa melakukan GPS Tracking, kali ini saya meniatkan supaya ada jejak perjalanan saya yang tertinggal.

Akhirnya saya berhasil menggabungkan peta/rute utama di Kab. Bangka Tengah
di sini link-nya

Kalo anda membaca postingan ini menggunakan PC dan koneksi anda cukup kencang, silahkan jelajahi peta di atas lebih lanjut, di peta di atas terdiri dari dua halaman, jadi kurang enak dilihatnya, lebih enak kalau anda mendownload file *.kml peta diatas dan membukanya dengan program GoogleEarth.

Tapi saya melampirkan peta hasil touring saya kemarin

Peta di atas adalah jejak perjalanan saya yang dikumpulkan menjadi satu peta. Saya meniatkan diri membuat peta dengan melakoni jalan-jalan di Pulau Bangka. Jadi tunggu saja peta-peta berikutnya.

Peta-peta terbaru bisa di lihat di Beranda blog ini.

30 April 2012

Gunakan Lampu Kabut Seperlunya

Awas, Menyalakan Lampu Kabut Tidak Tepat Rawan Kecelakaan

M Luthfi Andika - detikOto
img


London
- Menyalakan lampu kabut saat malam sering kali dilakukan pengendara mobil karena terlihat bagus di malam hari. Namun dalam suatu penelitian disebutkan, menyalakan lampu kabut di saat yang tidak tepat, saat cuaca relatif cerah justru menyebabkan banyak kecelakaan.

Lembaga asuransi Inggris Swiftcover dalam siaran persnya menyebutkan, akibat penyalahgunaan lampu kabut terjadi 300.000 kecelakaan selama tahun 2011.

Penelitian itu menyebutkan juga kalau 1 dari 5 pengendara membiarkan lampu kabutnya menyala karena mereka merasa lampu depan kurang terang.

14 persen orang yang disurvei menyebutkan memakai lampu kabut membuat mobil tampak lebih keren.

"Pengemudi muda yang berusaha tampil keren dengan menyalakan lampu kabutnya sangat tidak bertanggung jawab dan membahayakan pengendara lainnya," ujar Chief Swiftcover Robin Reames.

"Lampu kabut didesain secara khusus untuk tujuan tertentu. Yakni membantu pengendara ketika jarak pandang sedikit. Penyalahgunaan lampu kabut bisa menyilaukan dan mengganggu pengendara lain, seperti yang terlihat di hasil penelitian kami," ujarnya.

Lalu bagaimana menyalakan lampu kabut yang benar? Reames menuturkan jika Anda bisa melihat 100 meter ke depan maka lampu kabut harus dimatikan.
sumber



Membaca artiket tersebut di atas ada benarnya. Saya merasakannya saat riding malam hari baik bersepeda motor ataupun menyetir mobil, juga saat naik bus. Banyak mobil-mobil keluaran baru yang menyalakan juga lampu kabutnya saat berkendara malam, termasuk bapak saya. Apalagi lampunya sudah diganti HID putih yang sangat mnyilaukan mata. Saya hanya mbatin saja, semoga cepet insyaf, sambil berkata dalam hati, lampu HID yang murahan tuh, soale klo mahal lampunya nggak nyebar.

29 April 2012

Ubahan-ubahan pada Jalibang

Motor dibuat dan dirancang secara presisi oleh pabrikan. Semua bagian sudah terintegrasi dengan bagian lainnya. Ukuran-ukuran sudah dihitung dengan cermat, mulai dari wheelbase (jarak antar sumbu roda), titik grafitasi, penentuan ukuran ban, posisi pengendara, dan lain-lain masih banyak lagi lah pokoke.

dapurpacu.com
Tapi menurut beberapa pengendara ukuran-ukuran tersebut masih perlu diubah. Misalnya banyak pengendara motor sejenis Jalibang besutan Kawasaki yang merubah ukuran bannya karena dinilai terlalu kecil, termasuk saya :D, mosok motor trail ban-nya imut-imut sih. Ban yang seukuran motor matic disematkan pada motor dua alam, jadi agak njomplang. Saya lihat di forum-forum pengguna motor ini kebanyakan mereka menggantinya dengan ukuran 17, naik tiga inchi dari ukuran standarnya. Body motor masih terlihat manis tidak terlihat kegedean ban.